Agustus 18, 2024 Oleh admin-digital 0

Pasangan Hidup Ideal

Dalam kesendirian dan kesepian kita sering merenung tentang jodoh. Dalam kebersamaan, keramaian, kita sering bertanya-tanya, berbincang, berdebat bahkan berebut tentang jodoh, pembicaraan berkisar pada apa, siapa, mengapa saya sulit mendapatkan jodoh dan bagaimana cara yang terhormat untuk mendapat jodoh.

Apa itu jodoh?
Jodoh sering juga disebut sebagai pasangan atau pendamping. Dalam kaitan keluarga, jodoh adalah suami atau istri dalam pandangan islam. Ada kondisi tertentu suami boleh memiliki istri sampai empat dan wanita hanya boleh memiliki satu suami. Islam membolehkan poligami dan melarang poliandri.”Kawinilah wanita-wanita lain yang kamu sukai dua, tiga atau empat, kemudian jika kamu takut tidak akan berlaku adil, maka kawinilah seorang saja, atau budak-budak yang kamu miliki. Yang demikian itu adalah lebih dekat kapada tidak berbuat aniaya (Qs. 4:3).

Pada dasarnya setiap sesuatu diciptakan selalu berpasangan atau berjodohan (QS. 36:36). Termasuk di dalamnya manusia “Dan Allah telah menjadikan jodoh-jodoh kamu sekalian dari jenismu sendiri, lalu menjadikan anak-anak dan cucu-cucu bagi kamu dari jodoh-jodohmu” (QS. 16:72).

Jodoh atau pasangan tidak sekedar untuk menyalurkan kecenderungan melainkan sekaligus sebagai stabilisator, penjaga keseimbangan atau ketenangan. “Dan diantara tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu istri-istri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenang kepadanya, dan dijadikan-Nya diantaramu rasa kasih sayang. Sesungguhnya yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda kekuasaan Allah”

Jodoh atau pasangan dibentuk untuk menjadi teman kita dalam mencapai tujuan rumah tangga atau keluarga yang masing-masing siap untuk kerja sama. Ingat berkeluarga adalah berorganisas, dan organisasi dibentuk untuk mencapai tujuan bersama dengan kerja sama bukan sama-sama kerja.

Berminat membaca lembaih lengkap? Miliki Ebook-nya sekarang! Klik Link Ebook